Visi Misi dan Tujuan

“Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES sebagai  pengembang kependidikan sejarah yang berwawasan konservasi kesejarahan dan bereputasi internasional di tahun 2025.”

Berwawasan konservasi kesejarahan bermakna cara pandang dan sikap perilaku yang berorientasi pada prinsip konservasi (pengawetan, pemeliharaan, penjagaan, pelestarian, dan pengembangan) terhadap nilai-nilai masa lalu dan warisan sosial masyarakat untuk menguatkan identitas kebangsaan. Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNNES dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi mengacu pada prinsip-prinsip konservasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan di tingkat universitas yang mengedepankan nilai-nilai konservasi dalam aspek sumber daya alam, sosial, dan kemanusiaan. Sejalan dengan visi di tingkat universitas, setiap program studi mengembangkan kurikulum yang berbasis KKNI dan berwawasan konservasi. Selain mewarnai dharma pendidikan, dharma penelitian dan pengabdian pada masyarakat juga diarahkan pada makin teraplikasikannya nilai konservasi pada karya penelitian dan pengabdian sivitas akademika. Dalam hal ini, prodi pendidikan sejarah mengambil posisi sebagai pengembang nilai-nilai masa lalu dan warisan sosial masyarakat yang bermanfaat dalam penguatan identitas bangsa.

Bereputasi internasional bermakna universitas yang memiliki citra dan nama baik dalam pergaulan internasional serta menjadi rujukan dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi di tingkat internasional. Untuk menjadi dikenal dalam pergaulan akademik seluruh sivitas akademika UNNES senantiasa dituntut untuk berpartisipasi atau terlibat dalam berbagai kegiatan dan kerjasama internasional. Kegiatan internasional yang dimaksud seperti seminar dan lomba, mendorong peningkatan publikasi karya penelitian di jurnal bereputasi internasional dan mengembangkan jurnal-jurnal yang ada di UNNES menjadi jurnal-jurnal yang terindeks internasional.

Misi-Misi Program Pendidikan Sejarah

  1. Menyelenggarakan pendidikan unggul dalam kependidikan sejarah dengan menguatkan nilai-nilai konservasi kesejarahan.
  2. Mengembangkan keilmuan dan menghasilkan karya dalam bidang pendidikan sejarah yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai dan warisan sosial untuk menguatkan identitas kebangsaan.
  3. Menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan pendidikan sejarah untuk peningkatan karakter dan semangat kebangsaan dan penguatan nilai warisan sosial bagi masyarakat.

 

Tujuan Program Pendidikan Sejarah

  1. Menghasilkan lulusan pendidikan sejarah yang memiliki kearifan sosial dan keterampilan abad XXI;
  2. Menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif, dan profesional dalam bidang pendidikan sejarah yang berbasis nilai nilai sosial nasional dan global.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu mengaplikasikan pendidikan sejarah dan memanfaatkan sejarah dalam penyelesaian masalah sosial dan pembangunan,
  4. Menghasilkan peneliti dan penulis dalam bidang pendidikan sejarah yang mengedepankan penguatan identitas kebangsaan.
  5. Menghasilkan karya-karya inovatif di bidang pendidikan sejarah bervisi konservasi untuk memecahkan masalah pendidikan sejarah dan penguatan identitas kebangsaan.

“Program Studi yang Unggul dalam Pengembangan Ilmu Sejarah Berbasis Konservasi Kesejarahan dan Bereputasi Internasional tahun 2025″

Berwawasan konservasi kesejarahan bermakna cara pandang dan sikap perilaku yang berorientasi pada prinsip konservasi (pengawetan, pemeliharaan, penjagaan, pelestarian, dan pengembangan) terhadap nilai-nilai masa lalu dan warisan sosial masyarakat untuk menguatkan identitas kebangsaan. Program Studi Ilmu Sejarah FIS UNNES dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi mengacu pada prinsip-prinsip konservasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan di tingkat universitas yang mengedepankan nilai-nilai konservasi dalam aspek sumber daya alam, sosial, dan kemanusiaan. Sejalan dengan visi di tingkat universitas, setiap program studi mengembangkan kurikulum yang berbasis KKNI dan berwawasan konservasi. Selain mewarnai dharma pendidikan, dharma penelitian dan pengabdian pada masyarakat juga diarahkan pada makin teraplikasikannya nilai konservasi pada karya penelitian dan pengabdian sivitas akademika. Dalam hal ini, Program Studi Ilmu Sejarah mengambil posisi sebagai pengembang nilai-nilai masa lalu dan warisan sosial masyarakat yang bermanfaat dalam penguatan identitas bangsa.

Bereputasi internasional bermakna universitas yang memiliki peran, citra dan nama baik dalam pergaulan internasional serta menjadi rujukan dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi hingga pada tingkat internasional. Untuk menjadi dikenal dalam pergaulan akademik seluruh sivitas akademika, UNNES senantiasa dituntut untuk berpartisipasi atau terlibat dalam berbagai kegiatan dan kerjasama internasional. Kegiatan internasional yang dimaksud seperti seminar, konferensi, workshop dan lomba, mendorong peningkatan publikasi karya penelitian di jurnal bereputasi internasional dan mengembangkan jurnal-jurnal yang ada di UNNES menjadi jurnal-jurnal yang terindeks internasional. Sesuai dengan Rencana Induk Perguruan Tinggi yang mencanangkan reputasi Internasional secara bertahap hingga tahun 2040, maka reputasi Internasional tahun 2025 yang hendak dicapai adalah reputasi di tingkat Asia.

Misi-Misi Program Ilmu Sejarah

  1. Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang sejarah untuk menghasilkan sejarawan yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif bervisi konservasi.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan karya ilmiah dalam bidang sejarah bervisi konservasi yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal dan nasional.
  3. Mengadakan kerjasama dengan berbagai pihak terkait dengan penggalian nilai-nilai sejarah dan kearifan sosial dan lokal (social and local wisdom) dan menyebarluaskan serta mengabdikannya untuk kepentingan masyarakat.
  4. Aktif dalam berbagai forum dan kegiatan akademik serta kelembagaan ditingkat lokal, nasional dan internasional.